Bawa Kabar Mengejutkan Ketua Umum Honorer K2 Keluar Dari Istana

Bawa Kabar Mengejutkan Ketua Umum Honorer K2 Keluar Dari Istana
Bawa Kabar Mengejutkan Ketua Umum Honorer K2 Keluar Dari Istana

Beberapa hari ini dunia pendidikan seakan diselimuti kabut lesu, semua dikarenakan masih digantungkanya peraturan tentang penggangkatan guru honorer. Pada tanggal 30 Oktober 2018 guru honor dari seluruh penjuru Indonesia datang ke Istana Negara untuk mengaspirasikan semua tuntutan pengangkatan CPNS salah satunya diwakili Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih serta timnya yang gagal bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara. Titi bersama sejumlah delegasi honorer K2 sudah sempat masuk ke kawasan Istana Kepresidenan namun hasilnya nihil Presiden sedang tidak ada di tempat.

Pada awalnya Titi Cs dipanggil ke Istana pukul 11.30 dan ketika mendengar berita itu sontak kami yang berada di lokasi sangat antusias. Namun cerita terulang, begitu tahu yang akan menerima mereka bukan presiden, Titi Cs menolak masuk karena bisa dipastikan semua aspirasi tidak akan terpenuhi.

“Buat apa masuk kalau hasilnya sama dengan kemarin. Kami maunya bertemu presiden bukan lainnya. Nyatanya presiden menolak menerima kami,” kata Titi di lokasi aksi demo depan Istana Negara, Rabu (31/10). Seperti diberitakan JPNN, Rabu, 31 Oktober 2018 – 16:47 WIB.

Penolakan ini membuat honorer K2 kecewa berat. Mereka pun memilih menentukan sikap. Pertama, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kedua, menyatakan sikap terkait posisi politik honorer K2.

Baca Juga : Tidak Ada angkatan CPNS dari Honorer

“Kami akan memihak kepada capres yang membela honorer K2. Dengan tidak adanya rasa simpati presiden kepada K2 menunjukkan Pak Jokowi tidak membela honorer K2,” tegasnya.

Dia pun meminta seluruh honorer K2 tetap solid. Perjuangan akan terus dilakukan dan tidak akan pernah berhenti.

“Jangn menyerah, masih banyak jalan yang bisa ditempuh. FHK2I harus kompak dan semangat. Sampaikan ini kepada teman-teman di daerah,” tandasnya.