Efek 6 Honorer Dipecat, Muncul Pose 2 Jari Honorer Terbaru

Efek 6 Honorer Dipecat
Efek 6 Honorer Dipecat

Beberapa hari ini beranda di grup-grup honorer dikagetkan dengan berita dipecatnya enam guru honor yang mendukung salah satu pasangan capres saat jam dinas. Ke enam guru tersebut berasal dari Provinsi Banten. Pemecatan enam guru honorer lantaran berpose salam dua jari dan pamer stiker Prabowo – Sandiaga, menuai kontroversi. Banyak kalangan honorer menganggap Disdikbud dinilai tidak adil dan sewenang-wenang kepada honorer.

Banyak honorer beralasan tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa guru honorer harus netral. Lain halnya dengan PNS yang memang harus netral. Bahkan dikalangan honorer menganggap ketisak adilan kepada pendukung cawapres no 1 karena dukungan PNS maupun aparat hukum terhadap capres-cawapres 01 sudah nyata terlihat. Namun, penegakan hukum tidak berlaku bagi mereka.

Tetapi jika dilihat dari beberapa sudut pandang secara netral sebenarnya kesalahan guru yang memposting dukungaan ke cawapres 02 adalah melakukan politik praktis pada saat jam dinas dan menggunakan pakaian kedinasan, ya itu terserah kepribadi masing-masing yang menilai.

Setelah berita itu tersebar luas, nampaknya para guru honorer tidak patah arah, pasalnya para guru honor yang kecewa dengan beberapa kebijakan pemerintah dan ingin mengapresiasikan hak politiknya kini mulai berhati-hati. Banyak alasan mereka sedikit berhati-hati kemungkinan belajar dari kesalahan guru honorer Provinsi Banten itu.

Tetepi guru tetaplah guru yang memiliki segudang ide untuk mengapresiasikan hak politiknya berikut ini beberapa foto yang memperlihatkan kehati-hatian para guru dalam mengapresiasikan hak politiknya.

pose 1

pose robocop
pose robocop

pose 2

pose spaderman
pose spaderman

pose 3

abstrak pose
abstrak pose

Mungkin beberapa pesan ini bermanfaat untuk anda. Jadilah guru yang selalu mengedapnkan kecerdasan, etika dan budi luhur, jangan mengedepankan emosi, keegoisan, dan kecerobohan yang berakibat fatal seperti rekan-rekan kita, karena mungkin iklim pemilihan presiden kali ini kurang bersahabat dengan honorer. Mari kita datang ke TPS tanggal 17 April 2019 dan tentukan hak pilih anda.